BINDA NTT Terus Menggelar Vaksinasi Massal dan Door To Door di Sumba Timur
Badan Inteljen Negara Daerah NTT (BINDA NTT) melalui Pos Daerah kembali menggelar vaksinasi Covid-19 bagi warga masyarakat di Kabupaten Sumba Timur secara massal maupun d ...
WAINGAPU – Badan Inteljen Negara Daerah NTT (BINDA NTT) melalui Pos Daerah kembali menggelar vaksinasi Covid-19 bagi warga masyarakat di Kabupaten Sumba Timur secara massal maupun door to door.
“Kegiatan vaksinasi ini sudah berlangsung sejak Selasa 28 Juni 2022 dengan menyasar warga yang belum mendapatkan pelayanan vaksin dan juga pelaksanaan vaksinasi bekerjasama dengan Puskesmas Kambaniru yang dilaksanakan di Gereja Kristen Sumba (GKS Lambanapu, Kecamatan Kambera,” kata Kaposda Sumba Timur BINDA NTT Erlangga Yudha Rabu (29/6/2022).
Menurut Yudha, vaksisinasi dilaksanakan dalam rangka memberikan pelayanan intensif vaksinasi karena pelaksanaannya tidak hanya secara terpusat di satu lokasi namun juga digelar secara door to door dengan mendatangi rumah warga terutama untuk para Lansia.
Selain itu kata Yudha, BINDA NTT menggelar vaksinasi Covid-19 dengan mendirikan beberapa gerai sentra vaksinasi dengan fokus pelayanan didaerah 4 T atau Terdepan, Terluar, Tertinggal dan Terpencil.

“Jadi targetnya adalah untuk masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan vaksinasi,” tuturnya.
Ia menyebut, munculnya sub varian Omicron BA.4 dan BA.5. BINDA NTT terus mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan ancaman Covid-19 dengan tetap menerapkan pola gaya hidup sehat dengan menjaga protokol kesehatan dalam beraktivitas dan melengkapi vaksinasi hingga dosis ketiga.
“Adanya pelayanan vaksinasi ini diharapkan sebagai langkah untuk menjaga kekebalan komunal untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 terutama di wilayah Sumba Timur,” ujarnya.
Camat Kambera Pamekar Hina Djanggakadu menyampaikan, kerjasama seperti itu perlu terus dibangun oleh berbagai stakeholder dengan pemerintah untuk menyukseskan program vaksinasi terutama di Sumba Timur.
“Kita bersyukur karena berbagai instansi bekerjasama untuk kepentingan masyarakat maka kepedulian BINDA NTT ini harus kita syukuri karena kerjasama ini terus terbangun,” paparnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini sebanyak 19.157 warga sudah ikut vaksinasi primer dosis pertama. Selain itu sebanyak 16.549 arga juga sudah mendapat vaksin dosis kedua. Sementara vaksin Boster baru diterima sebanyak 3.518 warga. Secara presentasi, dosis pertama diatas 75 persen, dosis kedua 50 persen namun dosis ketiga masih rendah maka ini ini yang harus dikejar.
“Saya menghimbau masyarakat agar dapat mengakses pelayanan vaksin dilokasi-lokasi vaksin terdekat baik untuk vaksin dosis pertama, kedua maupun Booster,” ungkapnya.
Ketua Tim vaksin Puskesmas Kambaniru Herlina Rambu Niwa, AMD, Kes mengaku, pihaknya bekerjasama dengan BINDA NTT menyediakan vaksin jenis Sinovac dan Pfizer. Sedangkan tim vaksin terdiri dari 8 tenaga kesehatan baik bidan, perawat maupun PKM itu membawa 40 vial vaksin Sinovac dan 40 vial vaksin Pfizer dengan total 320 dosis vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi di lokasi
Herlina menuturkan, BINDA NTT telah melaksanakan vaksinasi bagi warga terluar di Desa Praisalura bersama Tim vaksinasi Puskesmas Karera dengan dukungan aparat Polsek Karera, Koramil Karera seta pemerintah setempat dan anak sekolah. “Saat ini Tim vaksinasi Puskesmas Karera menyiapkan 400 dosis vaksin bagi arga Desa Pulau Terluar Salura,” tutup Herlina Rambu Niwa. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




